« HOME | Dari Balerante hingga Babarsari, Tujuh Kali Pindah... » | Anak-anak Pengungsi Outbound » | Desktop Virtualization » | AGAMA ISLAM SOLUSI SELURUH RASA KETAKUTAN DAN MASA... » | MERAIH KESUKSESAN DENGAN KESABARAN » | DIBALIK FENOMENA FACEBOOK » | MEREKA MENINGGAL DEMI UANG Rp. 30.000 » | Si Pengacau Yang Meluruskan Arah Kiblat Kami » | MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT » | Dasar Keharaman Menggambar Wajah Nabi Muhammad SAW... »

Abu Masih Tebal, Kegiatan Transportasi Umum Terhambat


JALIN MERAPI (Magelang, 19/11/2010) — Jalan raya Muntilan hingga Magelang memang sudah dibersihkan dari material vulkanik seperti pasir dan abu. Namun, kalau ditengok sisi jalan lainnya, seperti jalan ke arah Ngluwar, Srumbung, Gulon, Sayangan, dan Tambakan, material vulkanik tersebut masih tersisa di jalanan.

Tidak hanya itu, lokasi penting seperti terminal Muntilan pun masih tertutup abu tebal. Setiap kali ada kendaraan yang melintas, abu-abu beterbangan dan sangat menggangu terutama bagi mereka yang berada di sekitarnya. Saat ini terminal memang sudah mulai difungsikan, tetapi karena masih banyak abu dan debu, terminal menjadi sangat sepi. Hanya beberapa bis dan angkutan umum yang ngetem di terminal tersebut. Warung dan pedagang asongan juga belum beroperasi seperti sediakala.

Meski sudah dua pekan Merapi meletus yang membuat abunya menyelimuti hampir seluruh Magelang, kondisi di terminal ini masih penuh abu. Para supir angkutan kota (angkot) juga mengeluhkan hal ini. “Masa baru kemarin mulai dibersihkan. Padahal, kami bayar setiap kali masuk,” keluh seorang supir angkot. Biaya retribusi setiap angkutan umum untuk sekali masuk ke terminal berbeda-beda tergantung jenis kendaraannya. Seperti, kopata dan bis ukuran kecil membayar Rp 2.500, sedangkan bis reguler Rp 3.000.

Para supir angkutan umum yang sedang menunggu penumpang ini tak henti-hentinya mengeluhkan kondisi ini. “Intinya mereka enggak bertanggungjawab,” tukas seorang supir lainnya yang merujuk pada petugas Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (DLLAJR). Karena lambatnya pembersihan ini, kini mereka harus menunggu penumpang sambil menghirup debu yang beterbangan di berbagai sudut terminal.(Sulistiyawati)

Labels: ,

Links to this post

Create a Link


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...






About me

Powered by FeedBurner Add to Google Reader or Homepage

Unen - unen

"Carilah kekuatan di gelapnya malam, di sujud-sujud panjang, di syahdunya tilawah, di laparnya shaum. Sesungguhnya setiap hamba itu lemah dan hanya Alloh Ta'alaa Pemilik Kekuatan Sempurna"

"Sungguh unik pribadi orang beriman semua perkara yang ada padanya adalah baik. Jika bahagia dia bersyukur dan jika berduka dia bersabar dan itu baik baginya"

Empat Kunci kebahagiaan hidup :
  • Memelihara prasangka baik,
  • Menegakkan sholat malam,
  • Memperbanyak tilawah Al-Qur'an,
  • Ikhlas dan tawakal atas keputusan Alloh.

  • Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak. ( Khalifah 'Ali )

    Sabar memiliki dua sisi, sisi yang satu adalah sabar, sisi yang lain adalah bersyukur kepada Allah. ( Ibnu Mas'ud )


    My Photo


    Mybloglog


    Donate Me


    My Links

    Blog Shoes Shop Blogger Indonesia Blog Tutorial    Kolom blog tutorial My Daily Thoughts Kedungbrita Indonesia Kemarin
    Links to Site

    Aggregator

      blog-indonesia 

    RSS Feeds

      Powered by  MyPagerank.Net Add to Pageflakes Subscribe in Bloglines Add MEDITATE | PERSONAL | PERENUNGAN to Newsburst from CNET News.com

    Make money online


    Ingin mendapat pengasilan dari web anda? Click button di bawah ini
    Text Link Ads

    Ayo Ngeblog


    BANTULKU



    P a r t n e r

    Adsense Indonesia

    eXTReMe Tracker

    Google